Dual Boot Windows XP dan Windows 7

on Jumat, 15 April 2011

Mungkin beberapa alasan enggannya para pengguna Windows XP untuk beralih ke Windows Vista karena minimum Hardware CPU untuk menginstallnya kurang memadai untuk kantong bagi sebagian kalangan pengguna itu. Atau juga karena pengguna XP sudah ‘terlalu’ familier dengan Sistem Operasinya dan akhirnya jadi malas atau sulit untuk mulai “belajar” lagi untuk mengubah kebiasaan berkomputernya dengan Sistem Operasi yang baru.
Logo Windows 7Dan setelah diawal tahun Microsoft mengumumkan akan segera merelease Windows 7, banyak yang bertanya-tanya dan ingin mencicipi seperti apa sih ‘kehebatan’ Operating System terbaru keluaran Microsoft yang diproyeksikan untuk menggantikan Windows Vista ini, tetapi tanpa harus melakukan migrasi dari Windows XP-nya.
Oke, Cara yang paling mudah adalah dengan menginstall 2 (dua) Sistem Operasi didalam satu komputer. Jadi yang masih sayang dengan Windows XP-nya, sewaktu-waktu masih bisa masuk ke Sistem Operasi itu dengan memilihnya saat pertama kali menghidupkan komputer.
PERSIAPAN AWAL
  • Siapkan DVD installer Windows 7 Beta
  • Buatlah sebuah partisi baru yang berbeda (berdiri sendiri) dari partisi yang lain, dengan minimal sebesar 16 GB dalam harddisk anda. (apabila tidak ada partisi yang kosong, bisa diubah/edit partisi dengan memakai Software Partition Magic, Partition Editor, dll.)

INSTALLASI
  • Setting ‘First Boot‘ diarahkan ke CD/DVD-ROM pada menu Advance di BIOS kemudian di-Save dengan menekan tombol ‘F10‘. (bagi yang belum tau, untuk masuk dalam menu BIOS tekan tombol ‘DEL’ atau ‘F2′ saat pertama kali menghidupkan komputer)
  • Masukkan DVD installer Windows 7 dan tekan sembarang tombol apabila muncul tulisan “Press any key to Boot from CD/DVD…
  • Hati-hati saat proses installasi berjalan, dan muncul pertanyaan “Which type of instalation do you want?” dengan dua pilihan installasi yaitu UPGRADE dan CUSTOM (ADVANCED).
Windows 7 installation type
  • Pilih Custom (Advanced) dan kemudian pilih Partisi baru yang telah kita buat sebelumnya, dan tekan NEXT. Perhatian : Kalau anda memilih Upgrade, maka Windows XP (Partisi C:) akan tertindih dan digantikan oleh Windows 7.
  • Installer akan memulai tahap awal dengan 3 pertanyaan, yaitu : Language to Install, Time and Currency Format, Keyboard or input method. Yang perlu diubah hanya Time and Currency Format menjadi “Bangkok, Hanoi, Jakarta (GMT +7)” dan kemudian tekan NEXT.
install windows 7 pre-installed
  • Untuk Product Key, silahkan masukkan salah satu Key Code dibawah ini :
    • 6JKV2-QPB8H-RQ893-FW7TM-PBJ73
    • TQ32R-WFBDM-GFHD2-QGVMH-3P9GC
    • GG4MQ-MGK72-HVXFW-KHCRF-KW6KY
    • 4HJRK-X6Q28-HWRFY-WDYHJ-K8HDH
    • QXV7B-K78W2-QGPR6-9FWH9-KGMM7
  • Tunggu sampai proses selesai dan komputer akan melakukan Restart otomatis.
  • Setelah restart, jangan tekan tombol apapun dan tunggu sampai tampilnya BOOT MANAGER dengan dua Pilihan :
    • Earlier Version of Windows (pilihan untuk windows XP)
    • Windows 7
Windows-7 boot manager
  • Dan pilih Windows 7 untuk melanjutkan proses Installasi.
  • Begitu System masuk ke Windows 7, akan muncul Start Up dan Proses installasi tahap akhir akan berlangsung.
  • Tunggulah beberapa menit dan Selesai. Windows 7 siap untuk dioperasikan.
boot-screen windows7
TESTIMONIAL
  • Tidak perlu lagi menginstall Driver untuk Peripheral Motherboard pada sebagian besar Mainboard yang berchipset Intel, karena sudah didukung oleh Windows 7.
  • Versi Browser (IE) sudah memakai Internet Explorer 8.
  • Versi Pemutar Multimedia (WMP) sudah memakai Windows Media Player 12.
  • Theme baru Windows 7 yang atraktif dengan fitur wallpaper desktop yang bisa berganti-ganti secara otomatis, jadi tidak perlu lagi menginstall aplikasi pihak ketiga untuk fitur ini. (contoh: Desktop Wallpaper Swither, WebShoot Desktop, Wallpaper Changer, dll.)
  • Fitur UAC (User Account Control) yang lebih pintar dari Windows Vista yang UAC-nya kalau saya bilang sih terlalu “cengeng”.
  • Tampilan Aplikasi WORDPAD dan PAINT yang baru dan lebih atraktif didalam menu Accessories, dengan basic tampilan mirip MS Office 2007 .
  • Penggunaan fitur Windows AERO (tekan tombol Windows logo + Tab pada keyboard) yang lebih lancar ‘dimainkan’ dalam hal spesifikasi hardware komputer saya yang minimum required.
my computer basic information
  • Proses Booting saat start-up ke Windows 7 yang lumayan cepat apabila dibandingkan dengan Windows Vista.
  • Entah kenapa Fitur GADGET yang sebelumnya bisa digunakan dengan lancar setelah instalasi selesai, tetapi setelah melakukan Update Windows 7 menjadi tidak bisa digunakan lagi.
My Windows 7 Desktop
My Windows 7 Desktop


NOTE :Silahkan buka Help and Support untuk menghapus doble booting Win7 etc.

Menghapus Instalasi Ganda Windows XP dari PC Anda

Masalah ini terbilang sering kita jumpai,  ketika muncul sebuah masalah di Windows XP (baik terkena virus atau kegagalan sistem), kita dengan mudahnya berpikir “Instal ulang aja”. Yap, cara praktis untuk menyelesaikan masalah di Windows adalah instal ulang. Sebelum instalasi, Windows melakukan pengecekan sistem operasi yang telah terinstal. Masalah akan muncul bila kita salah  memilih partisi yang akan digunakan untuk instalasi. Akibatnya akan ada dua, tiga bahkan empat  buah Windows XP di dalam satu PC!. Tandanya adalah muncul pilihan untuk memilih sistem operasi yang digunakan ketika pertama kali booting. Untuk menghilangkannya tidak bisa cuma dengan menghapus direktori WINDOWS. So? Hal ini sangat berpengaruh terhadap kinerja PC karena sangat memberatkan HardDisk dan memorinya tanpa kita sadari.
Untuk menghapus instalasi yang salah, pertama kali kita harus masuk ke instalasi yang benar. Setelah itu cari file boot.ini yang terletak di DRIVE C: . Caranya ketik pada Run : c:\boot.ini
Isinya akan terlihat seperti di bawah ini:



File boot.ini
[boot loader]
timeout=10                                                 (1) Another Windows XP installation (yg dihapus)                                                                       
default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(2)\WINDOWS
[operating systems]                                 (2) Default windows XP installation (yg dipertahankan)                
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS="Microsoft Windows XP Professional" /noexecute=optin /fastdetect
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(2)\WINDOWS="Microsoft Windows XP Professional" /noexecute=optin /fastdetect

Tampilan yg normal setelah proses :

[boot loader]
timeout=10
default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS
[operating systems]
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS="Microsoft Windows XP Professional" /noexecute=optin /fastdetect


Sebelum mengubah file boot.ini, sebaiknya anda mem-backup dahulu file tersebut. Bila terjadi kesalahan, anda hanya perlu mengganti file boot.ini yang salah dengan file backup boot.ini. Hapus salah satu baris di bawah [operating systems]. Baris yang dihapus merupakan instalasi windows xp yang ingin dihapus. Perhatikan bagian default. Bagian ini harus mengacu pada instalasi yang ingin dipertahankan. Simpan perubahan yang sudah dilakukan.
Restart komputer anda. Bila proses booting lancar (tanpa ada pilihan dua sistem operasi), anda dapat menghapus file instalasi windows yang sudah tidak diperlukan.
NB:
Penulis tidak bertanggung jawab atas kerusakan/kerugian yang timbul akibat mengikuti tutorial di atas. Percobaan di atas memang telah benar dilakukan penulis di notebook Acer 4720, dan berhasil. Follow the tutorial above at your own risk.
Nulis spasinya hati-hati ya, karena bisa bermasalah !
Tapi ada jalan lain yang mungkin lebih aman tanpa menghapus scriptnya :
System Properties => Advanced => Straup and Recovery => Setting => Hilangkan tanda centang pada Time to display list of operating systems.
Selamat Mencoba, semoga bermanfaat… :)